Gelar Sertijab, Idris Hemay Resmi Menjabat Direktur CSRC UIN Jakarta

Gelar Sertijab, Idris Hemay Resmi Menjabat Direktur CSRC UIN Jakarta

16 Mei 2019 147 views

CSRC.OR.ID - Serah terima jabatan (Sertijab) digelar oleh Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) pada Jumat (10/5/2019). Dalam gelaran sertijab tersebut, Idris Hemay, M.Si. resmi menggantikan jabatan Irfan Abubakar sebagai Direktur.

Musyawarah Pengurus CSRC UIN Jakarta Tahun 2019

Musyawarah Pengurus CSRC UIN Jakarta Tahun 2019

26 Feb 2019 137 views

Kabar bahagia datang dari hasil keputusan Musyawarah Pengurus CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. CSRC telah memilih direktur baru periode 2019-2022 yakni Idris Hemay, M.Si. Kegiatan ini berlangsung di ruang Meeting Hotel harris Sentul City pada hari Kamis-Sabtu (21-23/2).

Sarasehan (FGD) Literasi Keagamaan di Masjid dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Sosial Kemasyarakatan

Sarasehan (FGD) Literasi Keagamaan di Masjid dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Sosial Kemasyarakatan

4 Mar 2019 125 views

Jika kita menilik pada sejarahnya, aktifitas di masjid tidak terbatas hanya untuk beribadah saja. Pada Zamah Rasulullah SAW sampai sekarang, masjid masih memegang problema keumatan dari berbagai dimensi. Peradaban muslim juga memiliki ketergantungan pada tempat peribadatan tersebut, dimana masjid menjadi sentral diskusi pemerintahan, strategi perang, musyawarah dan juga pendidikan.

Mosques losing sway over youth because of online sermons, study shows

Mosques losing sway over youth because of online sermons, study shows

12 Feb 2019 170 views

For centuries, mosques have served as places where Muslims deepen their knowledge of Islamic teachings. The influence of mosques, however, is waning as a result of social media-based preaching. A 2018 study by the Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) at Syarif Hidayatullah Islamic State University (UIN) Jakarta has revealed that young Muslims are losing interest in studying religion in mosques.

KEAGAMAAN Cegah Radikalisme, Masjid Didorong Jadi Pusat Literasi Keagamaan

7 Feb 2019 122 views

JAKARTA, KOMPAS – Peran masjid menjadi pusat literasi keagamaan harus terus diupayakan dalam rangka melawan penyebaran radikalisme. Kajian keagamaan yang melampaui pembahasan normatif doktrin keagamaan semata perlu diupayakan agar mampu melawan narasi keagamaan absolut. “Diskusi soal Islam dan ilmu pengetahuan masih kurang. Kebanyakan masih berkutat pada persoalan doktrin agama yang normatif,” kata Direktur Centre for Study of Religion dan Culture (CRSC) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Irfan Abubakar, di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

KOLOM DIREKTUR