Home / Tentang Kami / Buku Tamu / Kontak Kami / Login
03/08/2007 17:30:14 An-Naim: Sekularisme Bukan berarti Peminggiran Islam dari Kehidupan Publik Abdullah Ahmad An-Na'im adalah pemikir Muslim terkemuka dari Sudan. Dikenal luas sebagai pakar Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM), dalam perspektif lintas budaya. Penelitiannya mencakup isu-isu ketatanegaraan di negeri-negeri Islam dan Afrika, di samping isu-isu tentang Islam dan politik. Dia juga menekuni riset-riset lain yang difokuskan pada advokasi strategi reformasi melalui tranformasi budaya internal. Saat ini An-Na-im bekerja sebagai professor Charles Howard Candler di bidang Hukum di Emory Law School, Atlanta, Amerika Serikat. Saat ini Abdullah, demikian ia minta disapa, sedang mempromosikan buku barunya Islam dan Negara Sekular, Menegosiasikan Masa Depan Syariah. Di antara pemikiran penting dari Abdullah soal ini adalah, sebagaimana dikatakannya, "Sekularisme tidak berarti pemingiran Islam dari kehidupan publik atau membatasi perannya terbatas pada domain personal dan privat." Untuk lebih dalam membahas soal ini, berikut hasil wawancara Fathuri SR dan Agus Setia Budi dari Syirah dengan An-Na'im. (Dibaca: 2584)
02/07/2007 17:04:46 Pertarungan Ide, Negosiasi Ruang Publik dan Toleransi di Kalangan Umat Sewaktu lawatan ringkas ke Jakarta pada awal Jun 2007, seorang wakil The Reading Group sempat beramah-tamah dengan aktivis dan intelektual muda Indonesia, Irfan Abubakar, yang juga merupakan dosen di Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Selain menjadi dosen, beliau juga merupakan Koordinator Program Peace Studies and Conflict Resolution di Pusat Kajian Agama dan Budaya (CSRC), UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. (Dibaca: 3179)
29/05/2007 13:51:58 Tahun Akademik 2007/2008 Konsentrasi Baru Dibuka di FSH Beberapa pekan lalu, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar workshop yang membicarakan seputar rencana pembukaan konsentrasi baru pada fakultas tersebut. Konsentrasi ini adalah Konsentrasi Manajemen Zakat dan Wakaf. Lembaga baru ini sedianya akan memenuhi tuntutan masyarakat seputar kebutuhan terhadap tenaga-tenaga ahli pengelola Zakat Infaq, Sadaqah, dan Wakaf (ZISWAF). Bagaimana kesiapan FSH dengan pembukaan itu, apa latar belakang pembukaan itu. Berikut petikan wawancara dengan Dekan FSH Prof Dr Muhammad Amin Suma (Dibaca: 797)
10/04/2007 17:04:25 Potensi Filantropi Umat Besar Sekali Setelah bekerja keras dan cukup lama, Center for the Study of Religion and Culture (CSRC), sebuah lembaga riset yang berada di bawah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta akhirnya berhasil menyelesaikan empat buah buku hasil riset mengenai potensi, pengelolaan serta permasalahan yang ada tentang zakat, infak dan sedekah serta wakaf. Lewat keempat buku itu: Filantropi di Berbagai Tradisi Dunia, Filantropi Islam dan Keadilan Sosial;Wakaf, Tuhan dan Agenda Kemanusiaan, serta Islamic Philanthropy and Social Development in Contemporary Indonesia, CSRC mengungkapkan potensi zakat, infak dan sedekah yang sesungguhnya. 'Potensinya besar sekali,' ujar Direktur CSRC, Chaider S Bamualim MA. (Dibaca: 846)
1/4 of 4