Has no content to show!

CSRC Selenggarakan Seminar Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama dan Keagamaan Dalam Perspektif Permendikbud NO. 23 Tahun 2017

31 July 2017

Csrc.or.id – Puslitbangpenda Kementerian Agama RI bekerja sama dengan CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Seminar bertemakan “Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Agama dan Keagamaandalam Perspektif Permendikbu No. 23 Tahun 2017”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu-Kamis (26-27/07), bertempat di The Grantage Hotel, BSD City, Tangerang Selatan.

Hadir dalam seminar ini Kepala Puslitbang Penda Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA beserta para narasumber kompeten di bidang pendidikan seperti Dr. H. Ahmad Zayadi (Direktur Pontren Kemenag RI), dan Dr. Thamrin Kasman, SE., M.Si (Sekretaris Dirjen Dikdasmen Kemendikbud), Ir. Hendarman, Ph.D (Kepala Pusat Penelitian dan Kebijakan Kemendikbud), Dr. Tjipto Sumadi, M.Pd., M.Si. (Dosen Pascasarjana UNJ), dan para narasumber kompeten lainnya.

Selain itu, hadir dalam seminar ini sedikitnya 75 perserta dari berbagai kalangan mulai dari peneliti, akademisi, guru agama, madrasah, pesantren, lembaga-lembaga pendidikan dan juga asosiasi guru dan madrasah.

Dalam sambutannya, Direktur CSRC, Irfan Abubakar, M.A. menjelaskan bahwa seminar ini dilatar belakangi oleh terbitnya  peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 atau lebih dikenal sebagai Full Day School (FDS) yang kemudian menjadi polemik di tengah masyarakat.

“Maka dari itu, sangat penting diadakannya forum dialog dengan berbagai pihak dalam rangka menguraikan konsep-konsep, gagasan, pemikiran, serta praktik program pendidikan karakter khususnya melalui pendidikan Agama dan Keagamaan dalam Permendikbud No. 23 Tahun 2017 ”, jelas Irfan.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara seminar ini secara resmi, Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA (Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenag RI) menyampaikan tentang Tugas utama Puslitbang, yaitu Penelitian dan Pengembangan. Penelitian ini meliputi pendidikan agama mulai tingkat TK sampai Perguruan Tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Selanjutnya pengembangan bisa bersumber dari hasil penelitian, baik melalui kegiatan yang bersifat seminar, workshop, FGD, dan lain-lain.

“Seminar ini termasuk agenda tentang isu-isu aktual dalam pendidikan agama dan keagamaan, lebih tepatnya isu kontroversial terhadap Permendikbud No. 23 Tahun 2017. Latar belakang seminar ini atas dasar kontroversi dari masyarakat yang muncul, maka Puslitbang Penda Kemenag RI merespons secepatnya. Puslitbang Penda mencari solusi substansif yang kita sampaikan kepada Menteri Agama atau mitra yang berkaitan. Selain itu latar belakang seminar ini terdapat pro dan kontra. Mereka yang pro terhadap Permendikbud no. 23/2017 ini setidaknya memiliki 10 alasan sedangkan yang kontra setidaknya mempunyai 20 argumen”, ungkap Amsal.

Sedikitnya ada 5 topik inti yang dibahas dalam seminar ini, diantaranya Kebijakan penguatan pendidikan karakter melalui pendidikan Agama dan Keagamaan yang disampaikan oleh Dr. H. Ahmad Zayadi (Direktur Pontren Kemenag RI) dan Dr. Thamrin Kasman, SE., M.Si (Sekretaris Dirjen Dikdasmen Kemendikbud); Urgensi Permendikbud No 23 Tahun 2017 dalam penguatan pendidikan karakter dengan pembicara Ir. Hendarman, Ph.D (Kepala Pusat Penelitian dan Kebijakan Kemendikbud) dan Dr. Tjipto Sumadi, M.Pd., M.Si. (Dosen Pascasarjana UNJ); Pengalaman empirik penguatan pendidikan karakter melalui pendidikan agama dan keagamaan dengan pembicara Dr. H. Muhammad Adlin Sila, Ph.D. (Balitbang Agama Jakarta), Husen Hasan Basri, M.Si (Puslitbang Penda Kemenag), Dr. Hayadin (Puslitbang Penda Kemenag), dan Dr. Farida Hanun (Puslitbang Penda Kemenag); Respon lembaga-lembaga pendidikan keagamaan terhadap FDS dengan Pembicara Drs. KH. Z. Arifin Junaidi, MBA (Ketua LP Maarif NU), Dr. Dien Wahid (PP Muhammadiyah), Dr Suwendi, M.Ag (DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah / FKDT), dan H. Djamaluddin, M.Pd (Wakil Direktur Madrasa Pembangunan UIN Jakarta); serta Perumusan hasil seminar oleh Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA dan Sr. Cheder S. Bamualim.

Harapannya, melalui rekomendasi-rekomendasi yang dihasilkan dalam seminar ini dapat memberikan manfaat bagi terciptanya kebijakan pendidikan yang lebih mengedepankan penguatan nilai dan karakter peserta didik sehingga mampu menjadi pemimpin masa depan yang lebih  bertanggung jawab. [LH]

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree