CSRC Gelar Seminar Hasil Penelitian “Pemetaan Idiologi Masjid di Solo”
Bila tidak ada aral melintang, insyaallah, Kamis, 7 Januari 2010, jam 09.00-12.00, bertempat di Hotel Ambhara lantai 2, Blok M Jakarta, CSRC akan mengadakan seminar hasil penelitian “Pemetaan Idiologi Masjid-masjid di Solo”.
Gagasan yang melatar-belakangi kehadiran penelitian ini, sejatinya, terkait dengan penelitian terdahulu dari Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Jakarta, yakni “Pemetaan Ideologi Masjid-masjid di DKI Jakarta”. Penelitian di Jakarta, pada satu sisi, berhasil mendepiksikan peta ideologis masjid di DKI Jakarta dengan data-data survei, namun kurang menggambarkan kedalaman fenomena yang diteliti, pada sisi yang lain.
Penelitian Solo diintensikan dapat menggambarkan fenomena tersebut dengan deskripsi tebal (thick description). Secara singkat, riset di Solo berupaya untuk menggambarkan secara mendalam fenomena ideologi Islam radikal yang berkembang di masjid-masjid Solo.
Menurut Ridwan al-Makassary (koordinator penelitian), penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang rinci mengenai aktivitas pengajaran keagamaan dan background ekonomi, pendidikan, dan sosial stake holders masjid (takmir masjid, juru dakwah dan jema’ah), dan juga persepsi, sikap dan prilaku stake holders terhadap lima isu utama, sistem pemerintahan (demokrasi dan khilafah Islamiyah), formalisasi syari’at Islam, jihad, kesetaraan gender dan pluralisme. Begitu pula untuk mengetahui persepsi pihak luar yang menilai keberadaan dan dampak pengajaran keagamaan bagi masyarakat sekitar masjid.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil lokus pada sepuluh masjid yang ditetapkan secara penunjukan langsung (purposive sampling). Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi lapangan dan studi kepustakaan.
Diantara nama-nama masjid yang menjadi lokasi penelitian adalah Masjid Kottabarat (Muhammadiyah, Kec. Banjarsari), Masjid al-Islam (nGumuk, Kec. Banjarsari); Masjid al-Firdaus (NU, Gendingan, kec. Jebres); Masjid al-Kahfi (Hidayatullah, Mojosongo, kec. Jebres); Masjid Kampus UNS Nurul Huda (Kentingan, kec. Jebres); Masjid Komplek al-Hikmah (Joyodiningratan, kec. Serengan); Masjid Agung Solo (kec. Pasar Kliwon); Masjid Pesantren Jamsaren (kec. Serengan); Masjid Besar Laweyan (Kec. Laweyan); Masjid al-Muttaqien Kartopuran (Gedung Umat Islam, Kec. Laweyan)
Penelitian ini tentunya banyak menghasilkan temuan-temuan menarik yang bisa diperdebatkan secara intelektual dan lebih jauh, untuk dijadikan sumbangan temuan penelitian yang lebih bermanfaat bagi kita semua.
Untuk lebih jelas dan detailnya, alangkah baiknya bagi siapapun dari semua kalangan untuk bisa hadir dalam acara diatas. Semoga acara seminar ini bisa berjalan lancar dan sukses. Amien. (gus)